Oct 16, 2024 Tinggalkan pesan

Bagaimana proses pemerasannya?

1, Persiapan bahan
Langkah pertama dalam proses ekstrusi adalah persiapan bahan. Pemilihan bahan baku yang tepat merupakan landasan untuk menjamin kualitas produk yang diekstrusi. Beli bahan mentah dari pasar yang memenuhi standar yang disyaratkan berdasarkan persyaratan bahan, bentuk, ukuran, dan kinerja produk. Misalnya, dalam ekstrusi logam, bahan baku yang umum digunakan antara lain aluminium, tembaga, baja, dll; Dalam ekstrusi plastik, bahan termoplastik seperti polietilen dan polipropilena sering digunakan.
Bahan baku biasanya memerlukan perlakuan awal sebelum dimasukkan ke dalam ekstruder. Ini mencakup langkah-langkah seperti pembersihan, pengeringan, pemotongan, dan pemanasan. Pembersihan dapat menghilangkan kotoran dan noda minyak dari permukaan bahan mentah, menghindari kontaminasi pada produk; Pengeringan dapat mengurangi kadar air bahan baku dan mencegah pembentukan gelembung dan penyusutan selama proses ekstrusi; Pemotongan adalah proses mengolah bahan mentah menjadi ukuran yang sesuai untuk dimasukkan ke dalam ekstruder; Pemanasan digunakan untuk membawa bahan mentah ke suhu ekstrusi yang sesuai, sehingga meningkatkan plastisitas dan kemampuan mengalirnya.
2, desain cetakan
Cetakan merupakan komponen kunci dalam proses ekstrusi yang menentukan bentuk dan ukuran produk. Desain cetakan harus didasarkan pada persyaratan spesifik produk, termasuk bentuk, ukuran, pemilihan bahan, dan sistem pendingin cetakan.
Bentuk dan ukuran cetakan harus sesuai dengan bentuk dan ukuran produk yang dibutuhkan. Sementara itu, pemilihan bahan cetakan juga penting karena harus mampu menahan suhu dan tekanan tinggi yang dihasilkan selama proses ekstrusi dengan tetap menjaga kekerasan dan ketahanan aus yang memadai. Bahan cetakan yang umum termasuk paduan keras, baja perkakas, dan baja tahan karat.
Selain itu, sistem pendingin cetakan juga merupakan bagian penting dalam desain cetakan. Selama proses ekstrusi, cetakan akan dipanaskan oleh logam atau plastik bersuhu tinggi, sehingga terjadi peningkatan suhu cetakan. Jika suhu cetakan terlalu tinggi akan mempengaruhi kualitas produk dan masa pakai cetakan. Oleh karena itu, perlu dirancang sistem pendingin yang masuk akal untuk mengontrol suhu cetakan dalam kisaran yang sesuai.
3, Operasi pemerasan
Operasi pemerasan adalah mata rantai inti dari proses pemerasan. Pada tahap ini, bahan mentah dimasukkan ke dalam ekstruder, dan melalui efek ekstrusi cetakan, bentuk dan ukuran produk yang diinginkan terbentuk.
Mesin pemeras biasanya terdiri dari mesin induk, sistem pemanas, sistem transmisi, dan sistem kendali. Host adalah bagian utama dari ekstruder, yang mencakup komponen utama seperti silinder ekstrusi, batang ekstrusi, dan cetakan. Sistem pemanas digunakan untuk memanaskan bahan mentah hingga suhu ekstrusi yang sesuai. Sistem transmisi bertanggung jawab untuk menggerakkan batang ekstrusi untuk melakukan gerakan bolak-balik, mencapai ekstrusi bahan mentah. Sistem kontrol digunakan untuk memantau dan mengatur berbagai parameter selama proses ekstrusi, seperti suhu, tekanan, kecepatan, dll.
Selama proses ekstrusi, bahan mentah pertama-tama dimasukkan ke dalam sistem pemanas ekstruder dan dipanaskan hingga suhu ekstrusi yang sesuai. Kemudian, bahan baku dimasukkan ke dalam silinder ekstrusi dan masuk ke rongga cetakan melalui aksi ekstrusi batang ekstrusi. Di bawah pengaruh tekanan cetakan, bahan mentah mengalami deformasi plastis dan secara bertahap mengisi rongga cetakan. Akhirnya, ketika batang ekstrusi keluar dari cetakan, produk dilepaskan dari cetakan, sehingga proses ekstrusi selesai.
4, Pemrosesan selanjutnya
Setelah ekstrusi, produk perlu menjalani serangkaian perawatan selanjutnya untuk meningkatkan kualitas dan kinerjanya. Ini mencakup langkah-langkah seperti pendinginan, pemotongan, pelurusan, dan perawatan permukaan.
Pendinginan adalah proses menurunkan suatu produk dari keadaan suhu tinggi ke suhu kamar. Hal ini membantu menghilangkan tegangan sisa di dalam produk dan meningkatkan kekerasan dan kekuatannya. Pemotongan adalah proses memotong suatu produk menjadi panjang atau bentuk yang diinginkan. Pelurusan digunakan untuk memperbaiki fenomena pembengkokan atau puntiran yang mungkin terjadi selama proses ekstrusi produk. Perawatan permukaan ditujukan untuk meningkatkan kualitas penampilan dan ketahanan terhadap korosi produk, seperti penyemprotan, pelapisan listrik, dll.
Selain itu, untuk produk ekstrusi tertentu dengan persyaratan khusus, diperlukan pasca-pemrosesan tambahan, seperti perlakuan panas, perlakuan penuaan, dll. Perlakuan panas selanjutnya dapat meningkatkan kekerasan dan kekuatan produk, sedangkan perlakuan penuaan dapat menghilangkan tegangan sisa di dalam produk. produk, meningkatkan stabilitas dan masa pakainya.
 

Kirim permintaan

Rumah

Telepon

Email

Permintaan